*TUNTUNAN SHOLAT KUSUFAIN*
_bagian 1_
*A. Pendahuluan*
_๐ผMuktamar Tarjih XX di Garut tanggal 18-23 Rabiul Akhir 1386 / 18-23 April 1976 telah menetapkan keputusan tentang salat kusufain (salat gerhana matahari dan Bulan)._
๐Matan keputusan itu berbunyi,
*๐ฟApabila terjadi gerhana matahari atau bulan, hendaknya Imam menyuruh orang menyerukan “ash-shalatu jami‘ah,” kemudian ia pimpin orang banyak mengerjakan shalat dua raka’at; pada tiap rakaat berdiri dua kali, ruku’ dua kali, sujud dua kali, serta pada tiap rakaat membaca Fatihah dan surat yang panjang dan suara nyaring; dan pada tiap ruku’ dan sujud membaca tasbih lama-lama.*
_๐พKetika telah selesai shalat ketika orang-orang masih duduk, Imam berdiri menyampaikan peringatan dan mengingatkan mereka akan tanda-tanda kebesaran Allah serta menganjurkan mereka agar memperbanyak membaca istighfar, sedekah dan segala amalan yang baik._
*๐
Istilah gerhana dalam hadis-hadis disebut kusuf atau khusuf dan kedua istilah ini dalam hadis dapat dipertukarkan penggunaannya. Hanya saja dalam literatur fikih dan di kalangan fukaha, biasanya kata kusuf digunakan untuk menyebut gerhana matahari dan khusuf untuk menyebut gerhana Bulan. Sering juga digunakan bentuk ganda “kusufain” untuk menyebut gerhana matahari dan gerhana Bulan sekaligus.*
*B. Dasar Syar‘i Salat Gerhana*
_๐Dasar syar‘i salat gerhana matahari dan gerhana bulan ditunjukkan oleh sejumlah hadis, antara lain,_
ุนู ุนَุงุฆِุดَุฉَ ุฃََّู ุงูุดَّู
ْุณَ ุฎَุณََูุชْ ุนูู ุนَْูุฏِ ุฑุณูู ุงَِّููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
َูุจَุนَุซَ ู
َُูุงุฏًِูุง ุงูุตَّูุงَุฉَ ุฌَุงู
ِุนَุฉً َูุชََูุฏَّู
َ َูุตََّูู ุฃَุฑْุจَุนَ ุฑََูุนَุงุชٍ ูู ุฑَْูุนَุชَِْูู َูุฃَุฑْุจَุนِ ุณَุฌَุฏَุงุชٍ [ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูุงูููุธ ูู ، ูู
ุณูู
، ูุฃุญู
ุฏ] .
```Artinya: Dari Aisyah (diriwayatkan) bahwa pernah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw, maka ia lalu menyuruh orang menyerukan “ash-shalatu jami‘ah”. Kemudian beliau maju, lalu mengerjakan salat empat kali rukuk dalam dua rakaat dan empat kali sujud [HR al-Bukhari, Muslim dan Ahmad].```
ุนู ุฃุจู ู
َุณْุนُูุฏٍ ูุงู ูุงู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุฅَِّู ุงูุดَّู
ْุณَ َูุงَْููู
َุฑَ ูุงَ ََْูููุณَِูุงِู ِูู
َْูุชِ ุฃَุญَุฏٍ ู
ู ุงููุงุณ َََُِّูููููู
َุง ุขَูุชَุงِู ู
ู ุขَูุงุชِ ุงَِّููู ูุฅุฐุง ุฑَุฃَْูุชُู
ُُููู
َุง َُูููู
ُูุง َูุตَُّููุง [ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู
ุณูู
]
_Artinya: Dari Abu Mas’ud r.a., ia berkata: Nabi saw telah bersabda: Sesungguhnya matahari dan Bulan tidak gerhana karena kematian seseorang, akan tetapi keduanya adalah dua tanda kebesaran Allah. Maka apabila kamu melihat gerhana keduanya, maka berdirilah dan kerjakan salat [HR al-Bukhari dan Muslim]._
๐☝Hadis pertama *merupakan sunnah fikliah yang menggambarkan perbuatan Rasulullah saw melakukan salat saat terjadinya gerhana.*
๐☝Hadis kedua merupakan sunnah kauliah yang berisi *perintah Nabi saw untuk melakukan salat pada saat terjadinya gerhana.*
๐๐๐๐๐๐
*Bersambung---/InsaAllah*
๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ๐ฎ
_✒️Sumber : Disunting dari Fatwa Majelis Tarjih_
═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•
ูุงููู ุงุนูู
ุจุงูุตูุงุจ
ุงูุญู
ุฏ ููู ุฑุจّ ุงูุนุงูู
ูู
—-------------------------------
๐๐๐๐๐๐
Title : TUNTUNAN SHOLAT KUSUFAIN
Description : *TUNTUNAN SHOLAT KUSUFAIN* _bagian 1_ *A. Pendahuluan* _๐ผMuktamar Tarjih XX di Garut tanggal 18-23 Rabiul Akhir 1386 / 18-23 April 19...