*"maut/MATI ADALAH SEBUAH KEPASTIAN"*
┏﷽❦❀๐ด๐ต⚫━━━━━━━━━━┓
☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
๐
ฐ๐
ฟ๐น๐ด๐ฒ๐ฒ๐ฒ๐ฒ๐ฒ๐ฒ๐ฒ
๐ฒ๐ฒ๐ฒ ๐
ฟ®๐
ฐ๐คธ๐พ♂๐น๐ด๐ณ๐
พ
☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
┗━━━━━━━━━━━━❦❀๐ต๐ด⚫ ┛
Wahai anak cucu nabi adam as saudaraku yang dirahmati allah swt, sadar atau tidak, diakui atau tidak, sesungguhnya setiap waktu detik, menit, jam dan bergantinya hari, bulan dan tahun semuanya adalah pergerakan menuju KEMATIAN sebagai awal dari kembalinya kepada Sang Pencipta yaitu ALLAH swt
Alloh berfirman :
ُُّูู َْููุณٍ ุฐَุงุฆَِูุฉُ ุงْูู
َْูุชِ ุซُู
َّ ุฅََِْูููุง ุชُุฑْุฌَุนَُูู
*Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati, kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.*
(QS. 29/Al-Ankabuut 57).
Wahai saudaraku, sadar atau tidak, merasa atau tidak, menyengaja atau tidak, sesungguhnya setiap ayunan langkah, setiap lambaian tangan, baik dengan jalan santai, jalan cepat, berlari, naik sepeda atau bahkan dengan kendaraan super cepat sekalipun akan menemui titik waktu finish yg sama dalam menapaki kehidupan dunia ini, yaitu KEMATIAN dan tidak mungkin menuju arah yang lainnya...Semakin bertambah umur semakin dekat kita dengannya yaitu kematian.
Alloh berfirman :
ُْูู ุฅَِّู ุงْูู
َْูุชَ ุงَّูุฐِู ุชَِูุฑَُّูู ู
ُِْูู َูุฅَُِّูู ู
ُูุงُِูููู
ْ ,.....
Katakanlah: *"Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, .............*
(QS. 62/Al-Jumu'ah 8)
Wahai saudaraku, kita berbuat atau tidak, kita *taat* ataupun *maksiyat*, kita bergerak ataupun diam, hasilnya sama yaitu akan sampai pada KEMATIAN.
ุฃََْููู
َุง ุชَُُููููุง ُูุฏْุฑُُِููู
ُ ุงْูู
َْูุชُ ََْููู ُْููุชُู
ْ ِูู ุจُุฑُูุฌٍ ู
ُุดََّูุฏَุฉٍ ,....
Di mana saja kamu berada, kematian akan menemui kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, ............
(QS.4/An- Nisaa' 78).
Wahai saudaraku, perlu kita sadari kematian bukan akhir dari rangkai perjalan kehidupan. Setiap manusia yang diciptakan Alloh SWT pasti memenuhi rangkaian perjalanan hidup yang merupakan keharusan sejak diciptakannya yakni *"Alam Ruh, Alam Rahim, Alam Dunia, Alam Kubur, Peristiwa Kiamat & Mahsyar, serta yang terakhir Alam Akherat/Pembasan"* yang bersifat abadi.
Wahai saudaraku, keberadaan kita sekarang pada fase kehidupan Alam Dunia, dan fase ini merupakan fase terpenting dalam menentukan baik buruknya rangkaian kehidupan berikutnya yaitu negeri akhirat.
Atau dengan kata lain, kita harus mampu memanfaatkan kehidupan dunia ini untuk kehidupan setelahnya.
Alloh berfirman :
َูุงุจْุชَุบِ ِููู
َุง ุขุชَุงَู ุงَُّููู ุงูุฏَّุงุฑَ ุงูุขุฎِุฑَุฉَ ......
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu ( kebahagiaan ) negeri akhirat, ........
(QS. 28/Al-Qoshoos 77).
Imam Al-Ghozali ketika menafsirkan ayat di atas, beliau berkata :
ุงูุฏَُّْููุง ู
َุฒْุฑَุนَุฉُ ุงูุขุฎِุฑَุฉِ
“Dunia adalah ladang akhirat"
Mari kita jadikan dunia kita hidup kita sebagai persiapan menuju alam akhirat
Alloh juga berfirman :
..............ُ َูุชَุฒََّูุฏُูุง َูุฅَِّู ุฎَْูุฑَ ุงูุฒَّุงุฏِ ุงูุชََّْููู َูุงุชَُِّููู َูุง ุฃُِููู ุงูุฃْูุจَุงุจِ
......... Berbekallah dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal. (QS. 2/Al-Baqorooh 197).
RENUNGAN :
Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR. Ad-Dailami).
Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku dari sisi Allah." Nabi SAW lalu bersabda : *"Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari ( kelelahan ) dunia dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan do'amu akan terkabul."* (HR. Ath-Thabrani)
Barakallah fikum
๐พ๐พ๐พ
ูุงููู ุฃุนูู
ุจุงูุตูุงุจ